Bulog Tekankan Panen Sesuai Umur demi Optimalkan Serapan Gabah Petani 2026
JAMBISIGAPNEWS – Perum Bulog melakukan koordinasi lintas sektor dalam rangka penyerapan gabah petani tahun 2026 di Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kegiatan ini melibatkan TNI, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), petani, serta mitra penggilingan. Senin (09/02/26)
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap secara maksimal dan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menjaga stabilitas pasokan beras serta mendukung ketahanan pangan di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bulog menegaskan bahwa gabah yang dipanen harus sesuai dengan umur panen. Panen yang dilakukan pada umur ideal dinilai sangat berpengaruh terhadap kualitas gabah dan hasil beras, serta menjadi salah satu syarat utama dalam proses penyerapan oleh Bulog.
Bulog bersama TNI dan PPL juga mendorong pendampingan kepada petani agar waktu panen mengikuti rekomendasi teknis, sehingga gabah yang dihasilkan memenuhi standar kualitas. Sementara itu, mitra penggilingan dilibatkan untuk memastikan proses pascapanen berjalan lancar dan efisien.
Salah satu perwakilan Bulog menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor ini penting untuk menghindari kendala saat masa panen.
“Penyerapan gabah petani tahun 2026 perlu dipersiapkan sejak dini. Selain jumlah, kualitas gabah juga menjadi perhatian, termasuk panen yang harus dilakukan sesuai umur,” ujar Yusuf.
Hal senada disampaikan oleh perwakilan petani dan mitra lapangan.
“Dengan adanya koordinasi dan pendampingan ini, kami berharap gabah petani dapat terserap dengan baik tanpa kendala, baik dari sisi harga maupun kualitas,” kata Tere.
Melalui kegiatan tersebut, Bulog berharap penyerapan gabah petani di wilayah Batang Asam dapat berjalan optimal, sekaligus memberikan kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani. (Win)
Editor :Wanito
Source : Windi