Kolaborasi ASAD–LDII Menguat, Pasanggiri Wilayah Timur Jambi Diikuti 800 Atlet
Pasanggiri dibuka secara resmi oleh Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, S.E. POTO: AR. Sholeh
JAMBISIGAPNEWS.CO.ID, Jambi – Pengurus Provinsi (Pengprov) Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Provinsi Jambi berhasil menyelenggarakan event besar bertajuk Pasanggiri Wilayah Timur. Acara yang digelar di halaman Tri Sukses Boarding School, Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, pada Minggu (21/12) itu diikuti sekitar 800 peserta dari empat kabupaten/kota dan disaksikan ratusan pendukung.
Pasanggiri dibuka secara resmi oleh Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, S.E. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme luar biasa dari seluruh kontingen. “Kehadiran ratusan pesilat dari Kota Jambi, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, dan Tanjung Jabung Barat ini membuktikan bahwa semangat pencak silat sebagai warisan budaya kita tetap menyala. Ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama dalam membina generasi muda yang tangguh,” ujar H. Wahyudi.

Acara ini turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jambi, Pelda (Purn.) H. Hasan Basri Harahap, Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Jambi, KH. Nur Hamid Hadi, S.Pd., serta Ketua DPW LDII Provinsi Jambi, Rahmat Nuruddin, S.Kom. Kehadiran mereka menegaskan dukungan multi-pihak terhadap perkembangan pencak silat di daerah.
KH. Nur Hamid Hadi dalam sambutannya menekankan dimensi multidimensional dari seni bela diri ini. “Pencak silat bukan hanya olahraga. Di dalamnya terkandung empat aspek, yakni mental spiritual, beladiri, olahraga, dan seni budaya. Ia adalah warisan leluhur yang wajib kita lestarikan. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga merupakan sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi,” tuturnya di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan.
Kolaborasi strategis antara PERSINAS ASAD dan LDII juga menjadi sorotan utama. Rahmat Nuruddin menjelaskan bahwa sinergi ini merupakan implementasi konkret dari Memorandum of Understanding (MoU) antara DPP LDII dan PB PERSINAS ASAD bernomor 03/MOU/DPP-LDII/X/2022.

“Pencak silat dalam PERSINAS ASAD memiliki empat aspek yang sangat sejalan dengan program LDII. Oleh karena itu, kami memberikan bimbingan pada warga ASAD dalam pembinaan mental spiritual. Sebaliknya, ilmu bela diri yang diajarkan oleh PERSINAS ASAD dapat menjadi bekal keamanan mandiri bagi warga LDII. Ini adalah kerja sama yang saling melengkapi,” jelas Rahmat.
Sepanjang hari, arena pertandingan dipenuhi oleh semangat sportivitas tinggi dan nuansa kekeluargaan. Para pesilat dari berbagai kategori usia menunjukkan kemahiran dalam jurus, pola langkah, dan aplikasi beladiri, yang dinilai ketat oleh dewan juri. Sorak-sorai pendukung dari masing-masing kabupaten/kota menciptakan atmosfer yang dinamis dan penuh semangat.
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, menutup acara dengan pernyataan optimis. Menurutnya, kegiatan pasanggiri yang berjalan tertib dan sukses ini bukanlah akhir, melainkan sebuah langkah awal.

“Kami berkomitmen untuk terus membina bibit-bibit atlet yang tidak hanya terampil secara teknik, tetapi juga berakhlak mulia. Sinergi dengan LDII dan dukungan dari IPSI Jambi akan kami tingkatkan ke depannya untuk mencetak generasi emas pesilat Jambi,” pungkasnya.
Kegiatan ini berhasil mencatatkan dirinya tidak sekadar sebagai kompetisi, tetapi sebagai festival budaya yang memperkuat jati diri, membangun jaringan, dan merekatkan persaudaraan antarwarga Jambi, khususnya di wilayah timur provinsi.*
Editor :Wanito
Source : Humas Persinas Asad Jambi