Dua Pesilat Cilik PERSINAS ASAD Bahar Selatan Berlaga Memperebutkan Medali di O2SN Muaro Jambi
Dua Pesilat Cilik PERSINAS ASAD Bahar Selatan Berlaga Memperebutkan Medali di O2SN Muaro Jambi. POTO:HUMAS
JAMBISIGAPNEWS | Muaro Jambi – Semangat juang tinggi ditunjukkan oleh dua pesilat cilik dari Perguruan PERSINAS ASAD Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi. Mereka bertarung sengit dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten untuk cabang olahraga pencak silat kategori Sekolah Dasar (SD), Selasa (5/5).
Kedua atlet muda tersebut adalah Aqila Calista Zenny, siswi kelas 4 SDN/215 Tanjung Sari, dan Bimo Wahyu Nugroho, siswa kelas 5 di sekolah yang sama. Bertempat di Padepokan PSHT Mendalo, Kecamatan Jambi Luar Kota, mereka berusaha memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri demi meraih medali.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengkab IPSI) Muaro Jambi ini bertujuan untuk menjaring bakat dan prestasi olahraga sejak dini di lingkungan pendidikan formal. Ajang ini menjadi panggung penting bagi siswa-siswi berbakat untuk menunjukkan kemampuan mereka di luar akademik.
Pelatih PERSINAS ASAD, Aryes Husnul Hakim, mengaku bangga melihat perjuangan kedua anak didiknya meskipun hasil belum sepenuhnya memuaskan. Ia menyebut bahwa pengalaman bertanding di level kabupaten adalah modal berharga.
“Saya lihat Aqila dan Bimo sudah tampil maksimal. Ke depannya, saya berharap mereka bisa lebih giat berlatih lagi, memperbaiki teknik dan mental. Target kita tentu meraih hasil maksimal di kejuaraan selanjutnya. Ini baru awal,” ujar Aryes usai mendampingi kedua atletnya bertanding.
Salah satu atlet, Aqila (10), mengaku tidak patah semangat. Meskipun belum berhasil membawa pulang medali kali ini, ia bertekad untuk bangkit.
“Walaupun belum meraih keberhasilan pada ajang kali ini, saya akan lebih giat berlatih untuk mendapatkan medali emas di O2SN selanjutnya,” ucap Aqila dengan mata berbinar, ditemani sang pelatih.
Dengan berakhirnya pertandingan O2SN kali ini, diharapkan para pesilat cilik seperti Aqila dan Bimo terus diasah kemampuannya untuk mengharumkan nama sekolah dan daerah di masa mendatang.*
Editor :Wanito