Malam di Padepokan Sukakarya, PERSINAS ASAD Jambi Benahi Struktur hingga Evaluasi Siginjai Champions
JAMBISIGAPNEWS | Jambi – Suasana khidmat menyelimuti Padepokan Sukakarya di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, pada Minggu (3/5) malam. Pengurus Pengprov PERSINAS ASAD Jambi duduk melingkar dalam Musyawarah Rutin Bulanan yang berlangsung hingga larut. Tak sekadar silaturahmi, pertemuan ini menjadi panggung penting untuk mengevaluasi sejumlah kegiatan besar sekaligus merestrukturisasi kepengurusan.
Dalam musyawarah yang berlangsung tertutup itu, setidaknya enam agenda utama dibahas, mulai dari evaluasi Silaturahim Syawal Perguruan Pencak Silat se-Provinsi Jambi, evaluasi kegiatan Sehari ASAD Se-Jambi Raya, hingga laporan bulanan dari pengurus kabupaten dan kota se-provinsi. Yang menarik perhatian, musyawarah ini juga menjadi ajang pembahasan mendalam terkait Siginjai Championship 2 yang baru saja usai.
Hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah nama penting seperti Sekretaris Dewan Pembina Daerah, Pelda (purn) H. Hasan Basri Harahap, Dewan Pembina Kota Faqih Abdillah, Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, SE., Sekretaris Muhaimin, SH., serta Bendahara H. Agus bersama jajaran pengurus lainnya.
“Musyawarah rutin ini bukan sekadar formalitas. Di sinilah kami memastikan roda organisasi berjalan tanpa tersendat,” ujar H. Harahap saat memberikan arahan.
Ia berharap evaluasi dan restrukturisasi yang diputuskan malam itu menjadi fondasi kokoh bagi kerja-kerja ke depan.
Senada dengan itu, Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, H. Wahyudi, menegaskan bahwa setiap hasil keputusan musyawarah harus dijalankan semaksimal mungkin. “Tidak boleh ada yang setengah-setengah. Kami sudah sepakat, apa yang kami bicarakan malam ini adalah amanah kolektif. Siginjai Championship 2 memberi banyak pelajaran, begitu juga dengan Silaturahim Syawal. Semua akan kami tindak lanjuti hingga ke tingkat Pengurus Kecamatan,” tegasnya.
Dengan adanya restrukturisasi pengurus provinsi dan laporan berkala dari pengkab/pengkot, PERSINAS ASAD Jambi optimis semakin solid. Musyawarah malam itu ditutup dengan doa bersama, disusul ramah tamah yang hangat di tengah dingin Kota Baru.*
Editor :Wanito
Source : Sigapnews