Perkuat Sinergi Kamtibmas, LDII Tebing Tinggi Edukasi Warga soal Bahaya Narkoba
Gambar:Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Muhammad Sayuti. POTO:HUMAS
JAMBISIGAPNEWS.CO.ID, TEBING TINGGI — Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Tebing Tinggi menggelar penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan berlangsung di Masjid Baiturrahim, Desa Suka Damai, Minggu (8/11/2026), mulai pukul 10.00 WIB.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustaz M. Maghfur yang menciptakan suasana khidmat di tengah jamaah.

Ketua PC LDII Tebing Tinggi, H. Suraji, menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Muhammad Sayuti, yang hadir langsung sebagai narasumber. Ia menegaskan komitmen LDII untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum. Menurutnya, kolaborasi tersebut krusial dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Inisiatif tersebut mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa Suka Damai, Ali Munir. Ia menilai penyuluhan bahaya narkoba sejalan dengan program prioritas Kapolri dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Ia berharap para peserta menyerap ilmu secara maksimal dan menularkannya kepada warga lain yang berhalangan hadir.
"Kami berharap setelah sosialisasi ini para peserta bisa mengambil hikmah dan setelah pulang nanti bisa bercerita untuk berbagi ilmu dengan keluarga serta masyarakat yang tidak bisa hadir di sini. Sehingga masyarakat bisa mengerti tentang bahayanya narkoba, khususnya Desa Suka Damai dan desa sekitarnya bisa bersih dari narkoba," ujar Ali Munir.
Sebagai narasumber utama, Iptu Muhammad Sayuti mengapresiasi kepedulian proaktif PC LDII dalam melindungi warga dari ancaman narkotika. Ia menekankan pentingnya menjadikan keluarga dan majelis taklim sebagai benteng pertahanan utama dari pengaruh buruk zat adiktif.
Di hadapan jamaah, Kapolsek memaparkan berbagai jenis narkoba, ciri-ciri fisik pengguna, serta ancaman sanksi pidana berat bagi pelanggar hukum. Ia merinci sejumlah indikator fisik dan perilaku yang perlu diwaspadai orang tua, seperti kulit kusam, badan kurus lemas, mata memerah, perilaku mudah marah, hingga kecenderungan mencuri.
Jika mendapati tanda-tanda tersebut pada anak, orang tua diimbau tidak ragu mengambil tindakan cepat melalui jalur rehabilitasi. Sebagai penutup, Iptu Muhammad Sayuti menyampaikan pesan moral kepada seluruh hadirin.
"Jauhi narkoba sebelum dunia menjauhimu, jangan kau rusak dirimu dengan narkoba, dan penuhilah hidupmu dengan prestasi, bukan dengan narkoba yang pasti merusak dirimu," tegasnya.
Editor :Wanito







