Pengurus Baru Persinas ASAD Sarolangun Dikukuhkan, Targetkan Prestasi di Ajang Kejuaraan
SAROLANGUN — Persinas ASAD Kabupaten Sarolangun resmi memiliki kepengurusan baru. Pengukuhan ditandai dengan penyerahan panji bendera kepada pengurus baru sekaligus pembacaan Surat Keputusan (SK) pengesahan komposisi dan personalia Pengurus Kabupaten Persinas ASAD Sarolangun di Aula Sekretariat Persinas ASAD, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Provinsi Persinas ASAD Jambi, yakni Ketua Pengprov Persinas ASAD Jambi H. Wahyudi, S.E., Wakil Ketua Qurotaayun, Bendahara Ahmad Salos, dan Sekretaris Khabib Abdul. Dalam pengukuhan tersebut, Naim Yusuf ditetapkan sebagai Ketua Persinas ASAD Kabupaten Sarolangun.
Sebanyak 40 peserta hadir dalam kegiatan itu, terdiri dari pengurus harian dan para pendekar Persinas ASAD. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan menjadi momentum konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten.

Usai dikukuhkan, Naim Yusuf menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan pembinaan atlet Persinas ASAD di Kabupaten Sarolangun. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan sejumlah atlet untuk mengikuti berbagai event kejuaraan, termasuk Kemenpora Cup.
"Kami telah mempersiapkan atlet-atlet untuk mengikuti berbagai event, termasuk Kemenpora Cup. Kami juga memohon kerja sama dari seluruh pengurus agar pembinaan dan pengembangan atlet dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Menurutnya, dukungan dan kekompakan seluruh jajaran pengurus menjadi bagian penting dalam menciptakan pembinaan yang berkesinambungan. Dengan kepengurusan baru, Persinas ASAD Sarolangun berkomitmen terus meningkatkan kualitas atlet sekaligus membangun organisasi yang solid.

Sementara itu, Ketua Pengprov Persinas ASAD Jambi, H. Wahyudi, S.E., memberikan motivasi kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Ia mendorong seluruh pengurus untuk semakin aktif melakukan pembinaan, terutama dalam mendidik dan mempersiapkan generasi muda melalui pencak silat.
"Insyaallah pencak silat akan masuk dalam kurikulum wajib sekolah, mulai dari SD sampai SMA. Karena itu, pengurus harus semakin semangat dalam mendidik dan membina atlet-atletnya," tuturnya.
Ia berharap momentum pengukuhan tersebut tidak hanya menjadi pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal peningkatan pembinaan Persinas ASAD di Kabupaten Sarolangun. Dengan semangat kebersamaan, Persinas ASAD Sarolangun diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi, disiplin, berkarakter, serta mampu membawa nama baik daerah dalam berbagai ajang kejuaraan.*
Editor :Wanito
Source : Persinas ASAD Sarolangun