Senkom Kerinci dan Sungai Penuh Gelar Konsolidasi, Latih Anggota Deteksi Dini dan Tangani Kecelakaan
Kerinci, Jambi – Dalam upaya memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan di tengah masyarakat, Senkom Mitra Polri Kabupaten Kerinci bersama Senkom Kota Sungai Penuh menggelar konsolidasi organisasi yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Selasa (14/7).
Mengusung tema "Deteksi Dini di Lingkungan Masyarakat, Ketertiban, Keselamatan, dan Penanganan Laka Lantas", kegiatan ini diikuti puluhan anggota dari kedua wilayah dengan antusiasme tinggi.

Konsolidasi yang berlangsung sejak pagi itu menghadirkan dua pemateri dari Polres Kerinci, yakni IPDA Dio Frananda, S.H., M.H. selaku Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Kerinci, dan AIPTU Gunar, S.E., M.H. selaku Kanit Sosbud Sat Intelkam Polres Kerinci. Keduanya memaparkan materi yang aplikatif, mulai dari teknik deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga prosedur penanganan pertama pada kecelakaan lalu lintas.
Dalam sambutannya, Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Kerinci, Teguh Adi Prayitno, menegaskan bahwa Senkom memiliki tiga klaster pengabdian utama, yaitu kamtibmas, kebencanaan, dan bela negara. Menurutnya, kegiatan konsolidasi ini menjadi wadah penting bagi seluruh anggota untuk mengasah kompetensi di lapangan.
"Dengan pelatihan ini, kami berharap anggota Senkom semakin paham dan terampil dalam melakukan deteksi dini di lingkungan masyarakat serta mampu menangani laka lantas secara cepat dan tepat. Ini menjadi bekal penting mengingat anggota Senkom adalah garda terdepan di tengah warga," ujar Teguh.

Sementara itu, IPDA Dio Frananda dalam paparannya menyoroti pentingnya pemahaman dasar tentang keselamatan berkendara dan langkah-langkah evakuasi korban kecelakaan. Ia juga mengapresiasi inisiatif Senkom yang secara rutin mengadakan pelatihan semacam ini.
"Kami dari Sat Lantas sangat mendukung kegiatan positif ini. Senkom memiliki peran strategis dalam membantu kepolisian, terutama di tingkat desa dan kelurahan. Dengan bekal ilmu yang benar, mereka bisa menjadi mitra yang sigap dan terlatih," ungkap Dio.
Tak hanya teori, peserta juga diajak langsung mempraktikkan materi di lokasi jalan raya. Simulasi penanganan kecelakaan dilakukan di salah satu ruas jalan di sekitar Kerinci, di mana para anggota Senkom menunjukkan kemampuan mereka dalam mengatur lalu lintas, memberikan pertolongan pertama, hingga berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
AIPTU Gunar menambahkan bahwa aspek deteksi dini sangat krusial, terutama dalam mencegah konflik sosial dan tindak kriminalitas yang kerap muncul akibat gesekan di masyarakat. Ia menekankan bahwa peran aktif warga sangat menentukan situasi kamtibmas yang kondusif.
"Anggota Senkom yang tersebar di berbagai wilayah diharapkan mampu menjadi 'mata dan telinga' kepolisian. Mereka harus peka terhadap setiap perubahan situasi di lingkungannya dan segera melaporkan jika ada hal-hal yang dirasa perlu.
Ketua Senkom Kabupaten Kerinci berharap konsolidasi ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi awal dari program pembinaan berkelanjutan bagi seluruh anggota.
"Dengan konsistensi dan kedisiplinan, kami yakin Senkom dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Kami siap bersinergi dengan Polri dan seluruh elemen bangsa demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan damai," pungkas Teguh.*(ARS).
Editor :Wanito
Source : Senkom Mitra Polri Jambi