Semangat Pantang Usia Tua: Ibu Sawidjah (60+) Paling Bersemangat di Latihan Bela Diri ASAD
Kota Jambi, Jambisigapnews - Aula Padepokan Wijayapura, Kota Jambi yang biasanya lengang di akhir pekan, sore ini berubah menjadi lautan semangat. Irama pukulan dan teriakan khas ilmu seni bela diri ASAD menggema dari dalam ruangan. Sabtu (9/5/2026) menjadi agenda rutin bulanan yang dinanti-nanti, yakni latihan penderesan ilmu seni beladiri ASAD untuk para generus (pra-remaja & remaja) putri serta ibu-ibu warga ASAD se-Kecamatan Jambi Timur.
Berbeda dari latihan biasanya, sore itu atmosfer kebersamaan terasa sangat kental. Puluhan peserta mulai dari usia pra-remaja hingga ibu-ibu paruh baya tampak kompak mengenakan seragam meliukkan tubuh mengikuti arahan pelatih. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk melatih mental dan kemahiran dalam bertahan, tetapi juga sebagai wadah memperdalam jurus serta teknik ilmu seni bela diri ASAD.
“Kita ingin membangun kerukunan dan persaudaraan lewat keringat bersama. Bela diri bukan hanya tentang menyerang, tapi tentang mengontrol diri dan menjaga saudara,” ujar Miema Atna, pelatih yang memimpin langsung penderesan tersebut.
Namun, yang mencuri perhatian seluruh peserta sore itu adalah sosok Ibu Sawidjah. Di usianya yang telah melewati angka 60 tahun, perempuan ini bergerak lincah dan tak mau ketinggalan satu gerakan pun. Saat peserta lain mulai terlihat kelelahan, Ibu Sawidjah malah tersenyum lebar dan memberi semangat kepada yang lebih muda.
“Harus semangat, nak! Ini ikhtiar biar tambah sehat dan gak lupa dengan jurusnya. Biar tulang gak keropos, haha. Saya saja yang sudah tua begini tidak mau kalah sama kalian,” ujar Ibu Sawidjah dengan mata berbinar seusai latihan.
Semangat Ibu Sawidjah menjadi pelecut bagi peserta lainnya. Pelatih Miema Atna pun mengamini bahwa sosok seperti Ibu Sawidjah adalah teladan nyata bahwa belajar bela diri tidak kenal usia.
“Harapan kami, dengan latihan rutin seperti ini, semua generus putri dan ibu-ibu bisa semakin mahir. Terutama persiapan menyambut festival Pasanggiri nanti. Saya ingin mereka tampil dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi dari sebelumnya, seperti yang ditunjukkan oleh Ibu Sawidjah,” harap Miema.
Latihan yang berlangsung hingga senja itu ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah-tamah. Para ibu tampak asyik berbagi cerita sambil menikmati takjil ringan, mempererat tali silaturahmi antar warga ASAD se-Jambi Timur.*
Editor :Wanito
Source : Persinas Asad Jambi