Harumkan Indonesia di SEA Games, Briptu Khoirudin Mustakim Kini Terima Kenaikan Pangkat
JAMBISIGAPNEWS.CO.ID | Klaten - Di balik seragam kepolisian yang dikenakannya, Briptu Khoirudin Mustakim menyimpan kiah perjuangan panjang dari gelanggang pencak silat hingga mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional. Anggota Polres Klaten, Polda Jawa Tengah ini dikenal sebagai salah satu pesilat berprestasi yang lahir dari perguruan PERSINAS ASAD.
Baru-baru ini, Briptu Khoirudin Mustakim menerima kenaikan pangkat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya di institusi Kepolisian Republik Indonesia. Kenaikan pangkat tersebut menjadi momen istimewa, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarga besar pencak silat serta rekan-rekannya di Polres Klaten.
Perjalanan Mustakim di dunia pencak silat dimulai sejak usia muda. Ia ditempa dalam latihan keras di lingkungan PERSINAS ASAD yang dikenal menanamkan nilai-nilai disiplin, kesabaran, serta akhlak mulia kepada para pesilatnya.
Keteguhan latihan itu akhirnya membuahkan prestasi gemilang di tingkat internasional. Salah satu capaian paling membanggakan adalah ketika Mustakim berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2023 di Kamboja.
Pada ajang olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut, Mustakim tampil di kategori pencak silat tanding putra kelas A (45–50 kg). Di babak final, ia berhasil menaklukkan pesilat Filipina Dines Dasiq Duman dengan skor meyakinkan 43–25, sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Indonesia.
Prestasi itu semakin melengkapi perjalanan kariernya sebagai atlet nasional. Sebelumnya, Mustakim juga pernah meraih medali perak pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina, serta medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Tak berhenti di situ, Mustakim juga kembali menorehkan prestasi di level internasional dengan meraih medali perak pada SEA Games 2025 di Thailand. Bahkan, pada tahun 2023 ia dinobatkan sebagai Juara Dunia sekaligus Pesilat Terbaik Dunia dalam ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Malaysia.
Berkat sederet prestasi tersebut, Mustakim kemudian bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia melalui jalur prestasi khusus, sebuah jalur rekrutmen yang diberikan kepada atlet-atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
Kini, sebagai anggota Polri di Polres Klaten, Mustakim terus menjalankan dua peran penting dalam hidupnya sebagai abdi negara yang menjaga keamanan masyarakat sekaligus sebagai pesilat yang membawa nama baik Indonesia di kancah dunia.
Bagi Mustakim, pencak silat bukan sekadar olahraga. Ia adalah jalan hidup yang membentuk karakter, keberanian, serta jiwa pengabdian kepada bangsa.
“Kenaikan pangkat ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berprestasi dan mengabdi, baik sebagai anggota Polri maupun sebagai pesilat yang membawa nama Indonesia,” ungkapnya.
Kisah Briptu Khoirudin Mustakim menjadi inspirasi bahwa disiplin, kerja keras, dan keteguhan hati mampu mengantarkan seseorang meraih prestasi tinggi. Dari gelanggang pencak silat hingga tugas menjaga keamanan negara, langkahnya menjadi teladan bagi generasi muda dan para pesilat Indonesia.*
Editor :Wanito